Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
Fenomona disekitar kita,begitu gampangnya orang-orang mengumbar janji,padahal apa yang telah diucapkan dalam sebuah janji hukumnya wajib dilaksanakan.
QS 8 : 55,56
55.
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah
orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.
56.
(yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil Perjanjian dari mereka, sesudah
itu mereka mengkhianati janjinya pada Setiap kalinya, dan mereka tidak takut
(akibat-akibatnya).
Menghormati Perjanjian
Bahwa penghormatan terhadap perjanjian menurut Islam hukumnya wajib,melihat pengaruhnya yang positip dan peran yang besar dalam memelihara perdamaian dan melihat urgensinya dalam mengatasi kemuskilan,menyelesaikan perselisihan dan menciptakan kerukunan,sesungguhnya mengadakan hubungan dengan manusia dengan baik,menepati janji,bersikap benar terhadap mereka adalah pertanda sempurnanya kepribadian dan harga diri serta lambang keadilan.Orang yang seperti itu wajib dijadikan saudara dan sahabat.
Allah swt memerintahkan agar memenuhi janji, baik itu terhadap Allah ataupun terhadap sesama manusia,Firman Allah
QS 5 : 1
1.
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu[388]. Dihalalkan bagimu
binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (yang demikian itu)
dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji.
Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya.
[388]
Aqad (perjanjian) mencakup: janji prasetia hamba kepada Allah dan Perjanjian
yang dibuat oleh manusia dalam pergaulan sesamanya.
QS 61 : 2,3
2.
Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak
kamu kerjakan?
3.
Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak
kamu kerjakan.
Semua perjajian manusia akan dipertanggung jawabakan dimuka Allah
QS 17 : 34
34.
Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih
baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; Sesungguhnya janji itu
pasti diminta pertanggungan jawabnya.
Rasulullah Muhammad saw bersabda :
"Bahwasanya,baik dengan janji bagian dari Iman"
dikutip dari buku : Sayid Sabiq Fiqih Sunnah
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin
Ditulis : Admin
Tag :
1,
perjanjian






0 Komentar untuk "Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Perjanjian part 1"