Blog Tentang Seputar Sejarah dan Perkembangan Islam

Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Berbhakti kepada kedua Orang tua

Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Berbhakti kepada Kedua Orang tua
Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"

Agama Islam,sangat memperhatikan hak dan ia mengajak umat manusia agar menunaikannya dengan cara yang paling baik.Diantara hak-hak yang paling penting ialah hak yang menyangkut kedua orang tua kita,sebab mereka adalah pokok pangkal keberadaan kita dan mereka adalah penyebab hantarkan kita kepada kebahagiaan.Andaikata tidak ada mereka,niscaya kita ini tidak akan ada ujudnya.Oleh sebab itu merupakan kewajiban kita berupaya membuat mereka bahagia.Dan kita diharuskan memperoleh kerihoan mereka.
 
Pahala berbhakti tidak terputus dengan matinya kedua orang tua kita
 
Abu Asid Malik ibnu Rabi'ah as-Sa'idi,mengatakan:
"Takkala kami sedang duduk dihadapan Rasulullah Muhammad saw,tiba-tiba datanglah seorang lelaki dari kalangan Bani Salamah.Lelaki itu bertanya:"Wahai Rasulullah,apakah bhaktiku terhadap kedua orang tuaku masih tetap ada(pahalanya),jika kulakukan sesuatu sebagai bhaktiku tehadap mereka berdua sesudah mereka tiada?"Rasulullah menjawab:"Ya ,masih ada,yaitu mendoakan dan memohonkan ampunan untuk mereka,menunaikan pesan-pesannya dan mengadakan silaturahmi kepada orang yang selalu dihubungi oleh kedua orang tuanya,serta memuliakan kawan-kawan dekat mereka"
(HR Abu Daud.Ibnu Majah,Ibnu Hibban didalam shahinya)  
 
Sahabat Anas Ibnu malik ra meriwayatkan bahwasanya Rasulullah saw pernah bersabda:
"Sesungguhnya hamba yang kedua orang tuanya wafat atau salah satunya,padahal ia telah menyakitinya akan tetapi ia terus menerus mendo'akannya mereka memohonkan ampunan untuk mereka,maka ia akan dicatat oleh Allah swt sebagai orang yang berbhakti kepada orang tuanya)
 (HR Imam Baihaqi didala kitab Syu'abul Iman)
 
Abu Hurairah ra telah mencerittakan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:
"Seseorang akan diangkat derajatnya di surga,kemudian orang itu bertanya:"Wahai Rabbku,darimanakah untukku semua ini?lalu ada suara:"Oleh karena anakmu yang memohon ampunan bagimu"
(HR Imam Ahmad dan Ibnu Majah serta Imam Baihaqi)
 
Ibnu Umar ra,telah menceritakan bahwasanya Rasulullah saw pernah bersabda:
"Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalanya terkecuali tiga hal,yaitu:sedekah jariyah,atau ilmu yang bermanfat,atau anak sholeh yang mendo'akannya"
(HR Imam Bukhari,Imam Muslim dan Imam Abu Daud)
 
 Sepenggal harapan penulis buku ini:".....Kami memohon kepada Alloh swt,Yang Maha Luhur lagi Maha Kuasa,semoga ia menjadikan buku ini sebagai amal shaleh kami dan sebagai kenang-kenangan dari kami sesudah kami tiada.Sesungguhnya Allah swt Maha mendengar do'a hamba-hambanya,lagi Maha Mengabulkan permintaan mereka..aamiin.."AHMAD 'ISA 'ASYUR..
dikutip dari buku "KEWAJIBAN DAN HAK IBU,AYAH DAN ANAK"
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin 
Ditulis : Admin 
0 Komentar untuk " Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Berbhakti kepada kedua Orang tua"

Back To Top