Blog Tentang Seputar Sejarah dan Perkembangan Islam

Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang ibu4

Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang ibu 4
Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"


Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang ibu
Agama Islam,sangat memperhatikan hak dan ia mengajak umat manusia agar menunaikannya dengan cara yang paling baik.Diantara hak-hak yang paling penting ialah hak yang menyangkut kedua orang tua kita,sebab mereka adalah pokok pangkal keberadaan kita dan mereka adalah penyebab hantarkan kita kepada kebahagiaan.Andaikata tidak ada mereka,niscaya kita ini tidak akan ada ujudnya.Oleh sebab itu merupakan kewajiban kita berupaya membuat mereka bahagia.Dan kita diharuskan memperoleh kerihoan mereka.

Keberkahan berbhakti kepada ibu dan bapak
Sahabat Anas Ibu Malik ra menceritakan,bahwasanya Rasululloh saw pernah bersabda:
"Barangsiapa yang suka umurnya dipanjangkan dan rijkinya bertambah banyak,maka hendaknya ia berbhakti kepada kedua orangtunya dan hendaknya ia menyambungkan silaturahmi"
(HR Imam Ahmad) 
Dari sahabat Tsauban ra,bahwasanya Rasululloh Muhammad saw pernah bersabda:
"Sesunggguhnya seseorang terhalang untuk mendapatkan rizkinya oleh sebab dosa yang dilakukannya,tidak ada yang dapat menolak kodrat hanya do'a,dan tidak ada yang dapat menambahkan umur,kecuali hanya berbhakti (kepada kedua orang tua)"
(HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban didalam kitab shahihnya dan Al-Hakim yang menilai bahwa hadist ini shahih sanadnya)
Dari sahabat Abu Hurairah ra,bahwasanya Nabi saw pernah bersabda:
"Hindakanlah perbuatan tercela terhadap istri orang lain,niscaya istri kalian akan terhindar dari perbuatan tercela,dan berbhaktilah kepada kedua orang tua kalian,niscaya anak kalian akan berbhakti kepada kalian.Dan barang siapa kedatangan saudaranya minta ma'af,maka hendaknyalah ia mema'afkannya,apakah ia berada dipihak yang benar atau pihak yang salah,apabila ia tidak berbuat demikian maka kelak ia tidak akan dapat mendatangi telagaku"
( HR Imam Hakim,yang ia katakan"Hadist ini shahih sanadnya)
Abu Darda telah menceritakan bahwa ia kedatangan seorang lelaki yang mengadu kepadanya:"Sesungguhnya ayahku sampai sekarang sesudah ia mengawikanku masih tetap mengaturku,,dan searang ia meminta aku mentalak istriku".Abu Darda menjawab:"Aku tidak mau menyuruhmu agar menyakiti ayahmu,sebagaimana akupun tidak mau menyuruhmu agar mentalak istrimu,akan tetapi jika engkau suka,akan kuceritakan kepadamu tentang apa yang pernah aku dengar dari Rasulullah saw,beliau pernah bersabda:""Ayah itu pintu surga yang paling tengah,jika engkau suka peliharalah pintu masuk itu atau engkau tinggalkan(kalau engkau tidak suka).
(HR Imam Ibnu Hibban didalam kitab shahihnya)
 
 Sehubungan dengan makna hadist diatas,Imam Baidhawi menjelaskan tentang maknanya,yaitu bahwa amal perbuatan yang paling baik untuk dijadikan sebagai sarana memasuki surga dan jalan untuk meraih derajat yang paling luhur didalamnya,taat kepada orang tua dan menjaga perasaannyaAl-Hifni mengatakan :" Makna hadist ini ialah bahwa taat kepada orang tua dan berbhakti kepadanya adalah penyebab yang dapat menghantarkan seseorang dari pintunya yang paling baik.
"Pintu (surga) yang tengah itu selalu terbuka bagi orang yang berbhakti kepada kedua orang tuanya,barangsiapa berbhakti kepada keduanya,pintu itu dibukakan untuknya dan barang siapa yang menyakiti keduanya,maka pitu itu tertutup baginya"
(HR Ibnu Syahim didalam kitab At-Targhib dan Ad-Dailami di musnadul Firdaus)
 Sepenggal harapan penulis buku ini:".....Kami memohon kepada Alloh swt,Yang Maha Luhur lagi Maha Kuasa,semoga ia menjadikan buku ini sebagai amal shaleh kami dan sebagai kenang-kenangan dari kami sesudah kami tiada.Sesungguhnya Allah swt Maha mendengar do'a hamba-hambanya,lagi Maha Mengabulkan permintaan mereka..aamiin.."AHMAD 'ISA 'ASYUR..
dikutip dari buku "KEWAJIBAN DAN HAK IBU,AYAH DAN ANAK"
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin 
Ditulis : Admin 
 
 
Tag : 4, ibu
0 Komentar untuk "Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang ibu4"

Back To Top