Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Pelanggaran HAM
Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"
Pengakuan hak dan martabat individu
Setelah
menyeru kepada perdamaian,menjadikan hubungan sesama manusia sebagai
hubungan damai,Islam menghormati dan menghargai manusia tanpa memandang
jenis,warna kulit,agama,bahasa,asal-usul,kebangsaan dan kedudukan
sosialnya.
Pelanggaran hak Asasi
Hak-hak diatas memberi keluasaan bergerak kepada manusia diberbagai jagat luas,guna mencapai kesempurnaan dan kesuksesan dibidang madliyyah maupun ma'nawiyyah.
Karena itulah,setiap penghapusan atau pengurangan atas hak manusia dianggap sebagai tindak kriminal(pelanggaran).Inilah sebenarnya yang mendasari mengapa Islam melarang segala bentuk peperangan,karena perang selain mengancam kehidupan yang dipandang hak suci,juga berarti penghancuran terhadap segala yang berguna untuk kehidupan.Islam juga melarang ekspansi (perluasan penjajahan) dan memperluas kekuasaan serta dominasi kekuatan.
QS al-Qashash ayat 83
83.
Negeri akhirat[1140] itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin
menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. dan kesudahan (yang
baik)[1141] itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
[1140]
Yang dimaksud kampung akhirat di sini ialah kebahagiaan dan kenikmatan di
akhirat.
[1141]
Maksudnya: syurga.
dikutip dari buku : Sayid Sabiq Fiqih Sunnah
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin
Ditulis : Admin
Tag :
pelanggaran HAM


0 Komentar untuk " Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Pelanggaran HAM"