Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang
Hak Belajar dan Berpendapat
Hak Belajar dan Berpendapat
Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"
Pengakuan hak dan martabat individu
Setelah
menyeru kepada perdamaian,menjadikan hubungan sesama manusia sebagai
hubungan damai,Islam menghormati dan menghargai manusia tanpa memandang
jenis,warna kulit,agama,bahasa,asal-usul,kebangsaan dan kedudukan
sosialnya.
Adalah haq setiap pribadi untuk memperoleh pendidikan agar akalnya menjadi terang dan keberadaan serta hidupnya meningkat.Demikian juga haq mengeluarkan pendapat dan argumentasi.
Islam menetapkan haq orang yang lapar untuk diberi
makan.orang yang telanjang untuk diberi pakaian,orang yang sakit untuk
diobati,orang yang takut untuk dijamin keamanannya,tanpa memandang warna
kulit ataupun agama.
Islam melarang menutup pendapat dan memerangi pemikiran kecuali jika kedua hal itu berbahaya bagi masyarakat,Rasulullah pernah mengambil sumpah para sahabatnya agar mereka senantiasa berterus terang mengeluarkan kebenaran sekalipun itu pahit.Hal itu dimaksudkan agar mereka tidak takut dalam menegakkan kebenaran (ajaran Allah),tidak takut cercaan siapapun.Dalam kaitan ini Allah berfirman :
QS 2 : 159,160
![]() |
159.
Sesungguhnya orang-orang yang Menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan
berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami
menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan
dila'nati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat mela'nati,
160.
Kecuali mereka yang telah taubat dan Mengadakan perbaikan[105] dan menerangkan
(kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah aku menerima taubatnya dan Akulah yang
Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.
[105] Mengadakan perbaikan berarti melakukan
pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari
kesalahan-kesalahan yang dilakukan
Inilah ajaran Islam yang menyangkut beberapa haq manusia,suatu ajaran yang mengandung kebaikan dan pembawa perbaikan untuk didunia secara total.jauh melampaui ajaran manapun.
Bagi Islam praktek nyata hak-hak ini tak ubahnya seperti sholat dan ibadah-ibadah lain,berfungsi untuk mendekatkan diri kepada Allah swt karena hal-hal itu termasuk prinsip-prinsip agama
dikutip dari buku : Sayid Sabiq Fiqih Sunnah
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin
Ditulis : Admin
Tag :
belajar dan berpendapat



0 Komentar untuk "Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang Hak Belajar dan Berpendapat"