Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang ibu 1

Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"
Agama Islam,sangat memperhatikan hak dan ia mengajak umat manusia agar menunaikannya dengan cara yang paling baik.Diantara hak-hak yang paling penting ialah hak yang menyangkut kedua orang tua kita,sebab mereka adalah pokok pangkal keberadaan kita dan mereka adalah penyebab hantarkan kita kepada kebahagiaan.Andaikata tidak ada mereka,niscaya kita ini tidak akan ada ujudnya.Oleh sebab itu merupakan kewajiban kita berupaya membuat mereka bahagia.Dan kita diharuskan memperoleh kerihoan mereka.
Keutamaan berbhakti kepada kedua orang tua
'Abdullah Ibnu Mas'ud berkata :"Aku bertanya kepada Rasulullah :"Amal perbuatan apakah yang paling disukai Allah?"Dan didalam riwayat lainnya disebutkan:"Amal perbuatan apakah yang paling utama?"Rasululloh Muhammad saw menjawab:"Shalat pada waktunya!"Aku bertanya kembali :"kemudian apa lagi?"Rasulullah menjawab:"Berbhaktilah kepada kedua orang tua"Aku bertanya lagi:"Kemudian apa lagi?"Rasulullah menjawab:"Berjihad dijalan allah".
( HR Imam Bukhari,Imam Muslim.Imam Turmudzi,Imam Nasai)
Rasulullah Muhammad saw bersabda :"Hamba yang taat kepada kedua orangtuanya dan lagi taat kepada Rabb alam semesta dia berada disyurga yang paling tinggi"
(HR Ad_Dhailami didalam Musnadul Firdaus)
Kisah nyata
Suatu hari saya kedatangan teman lama ,dia bercerita bahwa dia mengalami suatu penyakit dikepalanya,kalau lagi kambuh sakitnya sangat luar biasa malah kalau tidaktahan dia suka membenturkan kepalanya ke tembok.Dia sudah berobat kesana kemari akan tetapi hasilnya nihil,selama 2 tahun dia merasakan sakit tersebut,suatu ketika dalam perenungan dirinya,tiba-tiba hatinya mengatakan "mungkin ini semua akibat kesalahan dirinya terhadap orang tuanya selama ini"Setelah terus berfikir akhirnya dia mendatangi ibunya..dan langsung memeluk kedua kakinya,seorang ibu walaupun bagaimana tidak tega melihat kondisi anaknya seperti itu dan berkata "nanti dulu anakku,jangan kau cuci dulu kedua kaki ibu,biarkanlah ibu mencucinya sendiri,"sang anak rupanya ingin mencuci kedua kaki ibunya akan tetapi ibunya sadar bahwa kakinya masih kotor.sambil menangis,temen saya berkata"Tidak ibu,kotor kaki ibu tidak ada apa-apanya dibandingkan dosa dan perilaku saya yang telah menyakiti ibu"singkat cerita maka dicucilah kedua kaki ibunya.air yang tadinya jernih jadi kotor kekuning-kuningan,tanpa ragu setelah mencuci kaki kedua orang tuanya dan memohon ma'af atas segala kesalahannya diminumlah air tersebut dan diguyurkan sebagian ke kepala nya,atas Ridho Alloh swt dan ridho dari ibunya maka..sakit yang ia alami selama dua tahun Allhamdulillah akhirnya sembuh.
Umar Ibnul Khattab ra,pernah berkata,"Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda:"Kelak akan datang kepada kalian seseorang yang bernama Uwais Ibnu 'Amir,bersama rombongan sukarelawan penduduk negeri Yaman,dari kalangan kabilah Murad dan kabilah Qarn,Uwais dahulunya pernah kena penyakit supak(AL-Barash),akan tetapi ia dapat sembuh dan yang masih nampak ada ialah sebesar uang dirham.Ia mempunyai seorang ibu,dan ia selalu berbhakti kepadanya.Jika Uwais memohon kepada Allah niscaya do'anya dikabulkan.Apabila engkau dapat meminta kepadanya agar ia memohonkan ampunan(kepada Allah) untukmu,maka lakukanlah itu"Dan disebutkan didalam riwayat lainnya"Sesungguhnya para Tabi'in yang paling baik ialah Uwais ia mempunyai seorang ibu,dan ia pernah mengidap penyakit supak,maka mintalah kepadanya agar sudi memohonkan ampunan (kepada Allah) untuk kalian" (HR Imam Muslim)
Dalam keterangan di atas dijelaskan,keutamaan orang yang mau bebhakti kepada kedua orang tuanya,dan kalau kita lihat ternyata sebelum Jihad Rasulullah menempatkan kalimat"Berbhaktilah kepada kedua orang tua".......
Sepenggal harapan penulis buku ini:".....Kami memohon kepada Alloh swt,Yang Maha Luhur lagi Maha Kuasa,semoga ia menjadikan buku ini sebagai amal shaleh kami dan sebagai kenang-kenangan dari kami sesudah kami tiada.Sesungguhnya Allah swt Maha mendengar do'a hamba-hambanya,lagi Maha Mengabulkan permintaan mereka..aamiin.."AHMAD 'ISA 'ASYUR..
dikutip dari buku "KEWAJIBAN DAN HAK IBU,AYAH DAN ANAK"
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin
Ditulis : Admin

0 Komentar untuk "Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang ibu "