Blog Tentang Seputar Sejarah dan Perkembangan Islam

Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang kewajiban dan haq ibu,ayah dan anak


Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang kewajiban dan haq ibu,ayah dan anak
Gambar: entwentynine.com
 Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"

Agama Islam,sangat memperhatikan hak dan ia mengajak umat manusia agar menunaikannya dengan cara yang paling baik.Diantara hak-hak yang paling penting ialah hak yang menyangkut kedua orang tua kita,sebab mereka adalah pokok pangkal keberadaan kita dan mereka adalah penyebab hantarkan kita kepada kebahagiaan.Andaikata tidak ada mereka,niscaya kita ini tidak akan ada ujudnya.Oleh sebab itu merupakan kewajiban kita berupaya membuat mereka bahagia.Dan kita diharuskan memperoleh kerihoan mereka.
kisah nyata
Gambar : lajis.uns.ac.id
Suatu hari saya kedatangan teman lama ,dia bercerita bahwa dia mengalami suatu penyakit dikepalanya,kalau lagi kambuh sakitnya sangat luar biasa malah kalau tidaktahan dia suka membenturkan kepalanya ke tembok.Dia sudah berobat kesana kemari akan tetapi hasilnya nihil,selama 2 tahun dia merasakan sakit tersebut,suatu ketika dalam perenungan dirinya,tiba-tiba hatinya mengatakan "mungkin ini semua akibat kesalahan dirinya terhadap orang tuanya selama ini"Setelah terus berfikir akhirnya dia mendatangi ibunya..dan langsung memeluk kedua kakinya,seorang ibu walaupun bagaimana tidak tega melihat kondisi  anaknya seperti itu dan berkata "nanti dulu anakku,jangan kau cuci dulu kedua kaki ibu,biarkanlah ibu mencucinya sendiri,"sang anak rupanya ingin mencuci kedua kaki ibunya akan tetapi ibunya sadar bahwa kakinya masih kotor.sambil menangis,temen saya berkata"Tidak ibu,kotor kaki ibu tidak ada apa-apanya dibandingkan dosa dan perilaku saya yang telah menyakiti ibu"singkat cerita maka dicucilah kedua kaki ibunya.air yang tadinya jernih jadi kotor kekuning-kuningan,tanpa ragu setelah mencuci kaki kedua orang tuanya dan memohon ma'af atas segala kesalahannya diminumlah air tersebut dan diguyurkan sebagian ke kepala nya,atas Ridho Alloh swt dan ridho dari ibunya maka..sakit yang ia alami selama  dua tahun Allhamdulillah akhirnya sembuh. 
Hak Orang Tua
Allah swt,memintakan perhatian yang sangat terhadap orang tua,sehingga perintah memuliakan orang tua itu ditempatkan dalam urutan langsung setelah perintah beribadah kepada Allah dan meng Esakannya.Diungkapkan dalam firmann_NYA
QS 4 : 36

36. Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh[294], dan teman sejawat, Ibnu sabil[295] dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,
[294] Dekat dan jauh di sini ada yang mengartikan dengan tempat, hubungan kekeluargaan, dan ada pula antara yang Muslim dan yang bukan Muslim.
[295] Ibnus sabil ialah orang yang dalam perjalanan yang bukan ma'shiat yang kehabisan bekal. Termasuk juga anak yang tidak diketahui ibu bapaknya.
                                                                                                
                                                                             QS 17 : 23


  23. Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia[850].

 [850] Mengucapkan kata Ah kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

QS  : 151
151. Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu Yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar[518]". demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).
 [518] Maksudnya yang dibenarkan oleh syara' seperti qishash membunuh orang murtad, rajam dan sebagainya.

BIRRULWALIDAIN,Artinya berbuat baik kepada kedua orang tua kita,menunaikan hak orang tua dan kewajiban terhadap mereka berdua,tetap mentaati keduanya,melakukan hal-hal yang membuat mereka berdua senang dan menjauhi berbuat buruk terhadap mereka.Berbhakti kepada kedua orang tua kita merupakan ketetapan,yang harus dilakukan selagi tidak menyangkut hal-hal mengharamkan barang yang halal atau menghalalkan barang yang haram.
Hak-hak terhadap mereka harus dilaksanakan dan menjauhi hal-hal yang  dapat memutuskan hubungan dengan mereka.sebab mereka adalah penyebab bagi adanya kalian dialam dunia ini,dan mereka adalah yang membesarkan,mengajari dan mendidik kita.siapakah yang paling berhak berbhakti terhadapp kedua orang tua selain dari ananknya sendiri.Dengan hal ini Rasulullah Muhammad saw telah bersabda :
"Kebhaktian seorang anak terhadap orang tuanya masih bekum cukup,melainkan apabila ia menjumpai orang tua berkedudukan sebagai budak, kalian  membelikannya dan memerdekakannya"(HR Imam Muslim dan Imam Abu Daud)
 Sepenggal harapan penulis buku ini:".....Kami memohon kepada Alloh swt,Yang Maha Luhur lagi Maha Kuasa,semoga ia menjadikan buku ini sebagai amal shaleh kami dan sebagai kenang-kenangan dari kami sesudah kami tiada.Sesungguhnya Allah swt Maha mendengar do'a hamba-hambanya,lagi Maha Mengabulkan permintaan mereka..aamiin.."AHMAD 'ISA 'ASYUR..

dikutip dari buku "KEWAJIBAN DAN HAK IBU,AYAH DAN ANAK"
Jazakallohu khoiron katsiron aamiin 
Ditulis : Admin 








          

0 Komentar untuk "Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang kewajiban dan haq ibu,ayah dan anak"

Back To Top