Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang
kata salam (Perdamaian)
kata salam (Perdamaian)
Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"
Allah menjadikan kata-kata ini sebagai alat penghormatan kaum muslimin,untuk menegaskan bahwa agama mereka agama damai dan aman,serta mereka penganut salam (perdamaian) dan pencinta damai didalam hadist Rasulullah saw bersabda :"Sesungguhnya Allah menjadikan salam sebagai penghormatan bagi ummat kami dan jaminan keamanan untuk kaum Dimmah kami"
QS 4 : 94
94.
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah,
Maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan
"salam" kepadamu[338]: "Kamu bukan seorang mukmin" (lalu
kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena
di sisi Allah ada harta yang banyak. begitu jugalah Keadaan kamu dahulu[339],
lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, Maka telitilah. Sesungguhnya
Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
[338] Dimaksud juga dengan
orang yang mengucapkan kalimat: laa ilaaha illallah.
[339] Maksudnya: orang itu
belum nyata keislamannya oleh orang ramai kamupun demikian pula dahulu.
44.
Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka
menemui-Nya Ialah: Salam[1224]; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi
mereka.
[1224] Artinya: sejahtera
dari segala bencana
QS 13 : 23,24
23.
(yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan
orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya,
sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;
24.
(sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum"[772]. Maka
Alangkah baiknya tempat kesudahan itu.
[772] Artinya: keselamatan
atasmu berkat kesabaranmu
QS 6 : 127
127.
Bagi mereka (disediakan) darussalam (syurga) pada sisi Tuhannya dan Dialah
pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.
QS 10 : 25
25.
Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga), dan menunjuki orang yang
dikehendaki-Nya kepada jalan yang Lurus (Islam)[685].
[685] Arti kalimat
darussalam Ialah: tempat yang penuh kedamaian dan keselamatan. pimpinan
(hidayah) Allah berupa akal dan wahyu untuk mencapai kebahagiaan dunia dan
akhirat.
25.
Mereka tidak mendengar di dalamnya Perkataan yang sia-sia dan tidak pula
Perkataan yang menimbulkan dosa,
26.
Akan tetapi mereka mendengar Ucapan salam.
Seorang muslim berkewajiban ketika bermunajat kepada Allah terlebih dulu mengucapkan salam untuk Nabinya,untuk dirinya dan untuk hamba Allah yang shaleh.Apabila ia telah selesai bermunajat kepada Allah kemudian dia berkecimpung dalam kehidupan dunia,dia menghadapinya dengan rasa damai,penuh kasih dan barokah.
Sumber : Sayyid Sabiq Fiqih Sunnah
Tag :
salam






0 Komentar untuk "Prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang kata salam (Perdamaian)"