![]() | |||||
| Gambar : Citraleka.blog.com |
prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang jangan ambil pemimpin yang mengolok-olok Agama
Meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw
"Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam"
Sesungguhnya
As Salam (perdamaian) adalah salah satu prinsip yang ditanamkan didalam
Islam dan didalam jiwa kaum muslimin secara mendalam,sehingga menjadi
bagian dari kepribadian dan aqidah mereka.
![]() | |
| gambar : Dunia-akhirat.blog.com |
Sejak
dini Islam mengumdangkan perdamaian kesegenap penjuru dunia seraya
menetapkan jalan hidup yang bijaksana agar arti hakiki kemanusiaan dapat
tercapai.Sesungguhnya Islam mencintai hidup,mengquduskannya serta
mendorong manusia mencintainya.Karena hal itu akan membebaskan mereka
dari rasa takut,sekaligus memberkan jalan yang terbaik agar kehidupan
manusia mengarah kepada tujuannya yaitu keluhuran dan kemajuan,dibawah naungan rasa aman yang mengayominya.
Kata Islam itu sendiri yang menjadi nama agama ini asal kata dari As-salaam (perdamaian).Karena As-salaam dan Al-Islam sama-sama menciptakan ketentraman,keamanan dan ketenangan.Demikian pula salah satu nama Tuhan agama ini adalah Salam karena Dia memberi rasa aman kepada manusia dengan jalan syariat_NYA,berupa prinsip-prinsip jalan hidup dan pola kehidupan.
Demokrasi dengan segala konsekuensinya tidak bisa kita tinggalkan dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat pada saat ini,
akan tetapi keHati-hatian dalam memilih seorang pemimpin menjadi skala prioritas kita dalam menentukan pilihan,karena pilihan kita akan menentukan hidup orang banyak,dalam hal ini Allah swt telah memberikan rambu-rambu terhadap sikap dan pilihan kita dan tentunya Allah tidak akan salah dalam hal memberikan kriteria_Nya
QS 5 : 57
57.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil Jadi pemimpinmu,
orang-orang yang membuat agamamu Jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di
antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang
kafir (orang-orang musyrik). dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul
orang-orang yang beriman.
QS 6 : 70
70.
Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama[485] mereka sebagai
main-main dan senda gurau[486], dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.
Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak
dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. tidak akan ada
baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa'at[487] selain daripada Allah.
dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima
itu daripadanya. mereka Itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka.
bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang
pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.
[485] Yakni agama Islam
yang disuruh mereka mematuhinya dengan sungguh-sungguh.
[486] Arti menjadikan agama
sebagai main-main dan senda gurau ialah memperolokkan agama itu mengerjakan
perintah-perintah dan menjauhi laranganNya dengan dasar main-main dan tidak
sungguh-sungguh.
[487] Syafa'at: usaha
perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan
sesuatu mudharat bagi orang lain. syafa'at yang tidak diterima di sisi Allah
adalah syafa'at bagi orang-orang kafir.
51.
(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda
gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka." Maka pada hari (kiamat)
ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan Pertemuan mereka dengan
hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat kami.
Diriwayatkan dari Abdul al-Quddus ibnu Muhammad abu bakar al-Aththar,dari Amar ibnu Ashim dari Imran al-Qaththan,dari Abu Ishaq as-syaibani,dari Abdullah ibnu abi Aufa,Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah senantiasa bersama hakim sepanjang dia tidak tidak menyeleweng,kalau dia sudah menyeleweng maka Allah akan menjauh darinya,dan setan menjadi temannya" ( HR Tirmidzi).
Diriwayatkan dari Abdul al-Quddus ibnu Muhammad abu bakar al-Aththar,dari Amar ibnu Ashim dari Imran al-Qaththan,dari Abu Ishaq as-syaibani,dari Abdullah ibnu abi Aufa,Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah senantiasa bersama hakim sepanjang dia tidak tidak menyeleweng,kalau dia sudah menyeleweng maka Allah akan menjauh darinya,dan setan menjadi temannya" ( HR Tirmidzi).
Sumber : Buku leadership of Muhammad
Gambar : Citralekha.com
ditulis : Admin
Tag :
demokrasi






0 Komentar untuk "prinsip kepemimpinan Rasulullah Muhammad saw tentang jangan ambil pemimpin yang mengolok-olok Agama"